loading...

Ensiklopedia Suku-Suku Di Sulawesi

Suku Longkea

Orang Longkea digolongkan oleh ahli etnografi klasik ke dalam salah satu bagian dari kelompok suku bangsa Pamona yang mendiami daerah sekitar Danau Poso, dalam wilayah Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah.

Suku Lore

Orang Lore dikelompokkan ke dalam kelompok besar orang-orang Toraja Timur. Suku bangsa Lore atau orang Lore sering juga disebut orang Napu atau orang Rada. Mereka berdiam di dua kecamatan dalam wilayah Kabupaten Poso, yaitu kecamatan Lore Utara dan Lore Selatan, di Provinsi Sulawesi Tengah.

Suku Kaidipang

Orang Kaidipang termasuk salah satu subsuku bangsa Mongondow. Mereka umumnya mendiami Kecamatan Kaidipang di Kabupaten Bolaang Mongondow, dekat perbatasan dengan Provinsi Gorontalo. Masyarakat ini menggunakan dialek Kaidipang.

Suku Kaili

Orang Kaili oleh sebagian ahli ilmu bangsa-bangsa disebut juga sebagai orang Toraja Barat atau Toraja Palu, Toraja Parigi-Kaili, Toraja Sigi. Mereka berdiam di sebelas kecamatan dalam wilayah Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.

Suku Mekongga

Orang Mekongga adalah salah satu sub suku dari suku bangsa Tolaki yang berdiam di Sulawesi Tenggara.

Suku Mongondow

Orang Mongondow sebagian besar mendiami Kabupaten Bolaang Mongondow di Provinsi Sulawesi Utara. Kabupaten yang terdiri atas lima belas kecamatan ini dihuni oleh beberapa sub suku bangsa.

Suku Sangir

Suku bangsa ini mendiami Kepulauan Sangihe dari jajaran Kepulauan Sangir Talaud, Kabupaten Sangir Talaud, Provinsi Sulawesi Utara. Pulau-pulau yang mereka diami adalah Sangir Besar, Tagulandang, Makalehi, Kuang, Kawio, Kawaluso, Lupang, Toade, dan lain sebagainya.

Suku Sangsangluang

Orang Sangsangluang mendiami beberapa desa di Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan. Jumlah populasinya sekitar 450 jiwa.

Suku Sariung

Orang Sariung masih digolongkan sebagai masyarakat terasing yang mendiami beberapa desa di Kecamatan Sumaorang, Kabupaten Polewali Mamasa, Provinsi Sulawesi Selatan. Jumlaj populasinya sekitar 250 jiwa.

Suku Seko

Masyarakat Seko atau Anak Suku Seko dianggap sebagai salah satu suku bangsa kecil yang berdiam di wilayah Kecamatan Limbong, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan. Jumlah populasinya sekitar 200 jiwa.

Suku Silaton

Orang Silaton berdiam di beberapa desa dalam wilayah Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Populasinya sekitar 650 jiwa.

Suku Suwawa

Orang Suwawa mungkin masih bagian dari suku bangsa Gorontalo. Masyarakat ini menggunakan bahasa Suwawa yang berbeda dialeknya dengan bahasa daerah di sekitarnya. Mereka mendiami beberapa desa di Kecamatan Suwawa, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Sulawesi Utara. Jumlah populasinya diperkirakan sekitar 9.000 jiwa.

Suku Tajio

Orang Tajio atau Takjio kadang disebut juga orang Kasimbar. Mereka berdiam di empat buah desa di wilayah Kecamatan Ampibabo dan Tinombo di Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Jumlah populasinya sekitar 7.000 jiwa.

Suku Tamboki

Orang Tamboki adalah salah satu sub suku dari suku bangsa Tolaki yang mendiami beberapa desa di kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Suku Tanandoa

Orang Tanandoa tergolong ke dalam kelompok suku bangsa Pamona yang mendiami daerah lembah sungai Laa bagian hulu, di sebelah timur Danau Poso, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah.

Suku Tanoturan

Orang Tanoturan dianggap sebagai salah satu sub suku dari suku bangsa Balantak. Mereka mendiami beberapa desa dalam wilayah Kecamatan Luwuk, Tinankung, Balantak, dan Lamola, di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Suku Tawi

Orang Tawi digolongkan sebagai salah satu sub suku dari suku bangsa Pamona yang berdiam di daerah sekitar bagian hulu sungai Kalaena, di sebelah selatan Danau Poso, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah.

Suku Tobada

Suku bangsa Tobada atau orang Bada mendiami daerah sekitar bagian hulu Sungai Budong-Budong di Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Selatan. Suku bangsa ini juga tersebar sampai ke hulu Sungai Koro, di sebelah barat Danau Poso, Provinsi Sulawesi Tengah. Nampaknya masih bagian dari kelompok suku bangsa Kaili. Bahasanya termasuk kelompok bahasa Kaili-Pamona dari rumpun bahasa Austronesia. Jumlah populasinya sekitar 2.000 jiwa. Mata pencaharianya terutama dari perladangan tebang bakar dan berpindah-pindah. Mereka umumnya telah memeluk agama Islam dan juga Kristen.

Suku Tobalo'e

Suku bangsa Tobalo'e atau orang Balo'e mendiami beberapa desa dalam wilayah Kecamatan Taneteriaja, Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan. Jumlah populasi masyarakat yang dianggap terasing secara kultural ini sekitar 1.000 jiwa.

Suku Tobana

Kelompok masyarakat yang dianggap masih hidup terasing secara budaya ini berdiam di daerah perbatasan antara Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah, terutama di bagian utara Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, jumlah populasinya sekitar 500 jiwa. Mungkin masih bagian dari kelompok Kaili-Pamona, mungkin juga termasuk kelompok suku bangsa lain.

Suku Tolampung

Suku bangsa Tolampung atau orang Lampung tergolong masyarakat yang masih hidup terasing secara kultural yang mendiami beberapa desa dalam wilayah Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu. Sebagian lagi berdiam di lingkungan Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Selatan. Jumlah populasinya diperkirakan sekitar 700 jiwa.

Suku Toli-Toli

Orang Toli-Toli digolongkan sebagai salah satu subsuku dari kelompok besar suku bangsa Tomini. Mereka berada di Kecamatan Toli-Toli Utara, Dampal Utara, Baolan dan Galang, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Populasinya sekitar 20.000 jiwa. Toli-Toli berasal dari kata totoli, artinya "tiga bersaudara", yaitu kakek moyang yang dianggap menurunkan masyarakat Tolaki. Masyarakat ini telah memeluk agama Islam.

Suku Tolotang

Orang Tolotang adalah salah satu sub suku dari kelompok besar suku bangsa bugis. Mereka berdiam di lingkungan wilayah Kabupaten Sidenreng-Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan. Termasuk kelompok masyarakat yang mempertahankan religi animisme.

Suku Tomapung

Suku bangsa Tomapung adalah masyarakat yang dianggap masih hidup terasing secara budaya, di beberapa tempat dalam wilayah Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Populasinya sekitar 450 jiwa.

Suku Tombulu

Orang Tombulu adalah salah satu sub suku dari kelompok besar suku bangsa Minahasa. Mereka berdiam di sekitar daerah barat laut Danau Tondano, dalam wilayah Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Mereka memakai dialek Tombulu yang masih bagian dari bahasa Minahasa.

Suku Tomini

Suku bangsa Tomini terbagi menjadi beberapa sub suku, yaitu Orang Moutong, Dondo, Boano, Umalasa, Balaesang, Tinombo, Patapa, Dampelas, Kasimbar, dan Toli-Toli. Suku bangsa Tomini umumnya berdiam di dalam wilayah Kecamatan Moutong. Tomini dan Ampibabo di Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.

Suku Tonsawang

Orang Tonsawang adalah salah satu sub suku dari kelompok besar suku bangsa Minahasa. Mereka mendiami beberapa desa di daerah Kabupaten Minahasa bagian selatan. Masyarakat ini menggunakan dialek Tonsawang.

Suku Tonsea

Orang Tonsea adalah salah satu sub suku kelompok besar suku bangsa Minahasa. Mereka mendiami beberapa kampung di sebelah timur laut Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Masyarakat ini memakai dialek Tonsea yang masih bagian dari bahasa Minahasa. Populasinya sekitar 90.000 jiwa.

Suku Tontembuan

Orang Tontembuan adalah salah satu sub suku dari suku bangsa Minahasa yang mendiami daerah di sekitar bagian barat daya Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Mereka memakai dialek Tontembuan, bagian dari bahasa Minahasa. Populasinya sekitar 14.000 jiwa.

Suku Tosigi

Tosigi atau Torisigi adalah salah satu sub suku dari kelompok besar suku bangsa Kaili. Mereka berdiam di bagian selatan Lembah Sungai Palu, bersebelahan dengan wilayah orang Todolo yang sama-sama memakai bahasa Kaili dialek Iha.

Suku Tosumunya

Suku bangsa Tosumunya atau orang Sumunya adalah salah satu masyarakat yang dianggap masih hidup terasing secara kultural. Mereka mendiami beberapa desa dalam Kecamatan Kalukku di Kabupaten Mamuju.

Suku Totaramanu

Suku bangsa Totaramanu atau orang Toromanu tergolong masyarakat yang dianggap masih hidup terasing secara kultural. Mereka mendiami beberapa desa dalam wilayah Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mamasa. Sebagian lagi tersebar di wilayah Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan. Jumlah populasinya 200 jiwa.

Suku Toulour

Orang Toulour termasuk salah satu sub suku dari kelompok suku bangsa Minahasa. Mereka mendiami daerah bagian timur pesisir Danau Tondano, yang masih termasuk dalam wilayah Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara.

Suku Wiwirano

Orang Wiwirano termasuk salah satu bagian dari kelompok besar suku bangsa Tolaki. Mereka berdiam di lingkungan wilayah Kendari dan Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Suku Wotu

Orang Wotu digolongkan sebagai salah satu bagian dari kelompok suku bangsa Pamona. Masyarakat ini berdiam di sekitar Danau Poso, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah. Sebagian lagi berdiam di Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan. Jumlah populasinya sekitar 5.000 jiwa.

Referensi : Depdikbud 1989
Kamu sedang membaca artikel tentang Ensiklopedia Suku-Suku Di Sulawesi Silahkan baca artikel Suku Dunia Tentang Yang lainnya. Kamu boleh menyebar Luaskan atau MengCopy-Paste Artikel ini, Tapi jangan lupa untuk meletakkan Link Ensiklopedia Suku-Suku Di Sulawesi Sebagai sumbernya

Sejarah Suku Lainnya