loading...

Sejarah Suku Bgu Di Papua

Suku Dunia ~ Suku atau orang Bgu disebut juga orang Bonggo, mereka mendiami daerah sekitar muara Sungai Wiruwai, lebih kurang 120 km sebelah barat kota Jayapura. Daerah berawa-rawa dan dialiri oleh sungai-sungai kecil yang berasal dari Pegunungan Irier dan Siduarsi. Wilayah mereka terletak di sebelah timur wilayah Sarmi dan sebelah barat orang Demta-Betaf. Jumlah populasinya sekitar 5.000 jiwa. Nama Bonggo berasal dari penaman oleh orang luar, mereka sendiri menyebut diri orang Bgu.

Mata Pencaharian Suku Bgu

Orang Bgu hidup dari hasil mengolah sagu yang tumbuh liar di rawa-rawa, karena itu kampung mereka didirikan dekat dengan hutan-hutan sagu. Lauk pauknya adalah ikan, udang, hasil laut lain, daging babi, burung, dan sayuran. Di tanah yang cukup kering ada juga yang menanam taro (keladi), tebu dan pisang. Kelapa banyak ditanam setelah harga kopra cukup baik di pasaran dunia.

Baca juga Suku Lainnya Di Papua :

Hubungan Kekerabatan Dalam Suku Bgu

Sistem kekerabatan orang Bgu ditandai oleh penting status keluarga inti yang cenderung memilih pola pemukiman yang utrolokal sifatnya. Bentuk keluarga luas hampir tidak dikenal. Adat mereka mengizinkan seorang lelaki mempunyai beberapa isteri, tapi dengan masuknya pengaruh pengaruh agama Nasrani perkawinan mereka lebih cenderung monogami.

Mas kawin yang mereka sebut Krae amat penting artinya dalam hubungan kerabatan, terdiri dari berbagai barang perhiasan seperti : cincin yang terbuat dari kulit kerang (sebkos), kalung yang terbuat dari untaian merjan (mote), kalung yang dibuat dari untaian gigi anjing (kdarf), sabuk yang dibuat dari anyaman merjan (bitem), gelang dari merjan (mak) dan gelang kaki yang terbuat dari untaian tali-tali (weikoki).

Selain itu harus pula ditambah dengan pakaian, bahan pakaian, alat-alat dapur dan wadah-wadah. Kalau mas kawin tetap belum dibayar sampai anak lahir, maka anak itu diadopsi oleh kerabat pihak ibu, cara ini disebut wendedka. Pada masa dulu nampaknya mereka memiliki kelompok kekerabatan virilokal yang terkadang bersifat rahasia. Kelompok kekerabatan virilokal seperti ini mereka sebut auwet.
Kamu sedang membaca artikel tentang Sejarah Suku Bgu Di Papua Silahkan baca artikel Suku Dunia Tentang | Yang lainnya. Kamu boleh menyebar Luaskan atau MengCopy-Paste Artikel ini, Tapi jangan lupa untuk meletakkan Link Sejarah Suku Bgu Di Papua Sebagai sumbernya

Sejarah Suku Lainnya