Sejarah Suku Punan Di Kalimantan

Sejarah Suku Punan ~ Suku Punan atau Orang Punan dianggap sebagai suku bangsa yang hidup berpindah-pindah di pedalaman provinsi Kalimantan Barat sampai ke wilayah Kalimantan Timur, Tengah, dan Selatan. Di wilayah Kalimantan Barat mereka terutama berada disekitar hulu-hulu anak sungai Kapuas dan di wilayah bagian selatan aliran Sungai Kapuas, misalnya disekitar daerah aliran Sungai Bungan, di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Bersama-sama dengan suku-suku bangsa pribumi Kalimantan yang tidak beragama Islam lainnya digolongkan oleh ahli-ahli Belanda ke dalam kelompok besar orang Dayak.

Mata Pencaharian Suku Punan

Anggapan lain mengatakan bahwa Orang Punan adalah sebutan bagi kelompok-kelompok bangsa Dayak yang hidup nomaden di pedalaman Kalimantan, terutama di sekitar daerah hulu-hulu sungai besar. Pengembaraan orang Punan berkaitan erat dengan mata pencaharian mereka yang umumnya memang berburu dan meramu hasil hutan. Ada anggapan bahwa orang Punan hanya mau mengembara dan "bertamu" untuk sementara di wilayah suku bangsa lain yang kira-kira ada kaitan bahasa dengan mereka. Tidak heran jika ada ahli yang berpendapat bahwa orang Punan tidak lain "sayap", atau bagian dari suku bangsa lainnya.

Di Kalimantan Timur mereka terutama berdiam di Kabupaten Bulungan, seperti di Kecamatan Malinau, Kabangjanggut, Long Bangun, Long Iram dan Lumbis. Selain itu juga di Kabupaten Kutai, seperti di Kecamatan Tabang.

Referensi : Depdikbud 1989
loading...
Kamu sedang membaca artikel tentang Sejarah Suku Punan Di Kalimantan Silahkan baca artikel Suku Dunia Tentang | Yang lainnya. Kamu boleh menyebar Luaskan atau MengCopy-Paste Artikel ini, Tapi jangan lupa untuk meletakkan Link Sejarah Suku Punan Di Kalimantan Sebagai sumbernya

Sejarah Suku Lainnya