Sejarah Suku Palembang

Suku Dunia ~ Orang Palembang sebenarnya terbentuk dari campuran pendatang dari Jawa pada zaman kerajaan Sriwijaya dulu dengan orang Melayu, Cina dan suku-suku bangsa lain di sekitarnya. Karena pada masa sekarang unsur-unsur kebudayaan dan bahasanya hampir sama dengan kebudayaan dan bahasa orang-orang Melayu lain, maka ada pula ahli yang menyebutnya Melayu Palembang. Mereka berdiam di kota Palembang dan sekitarnya, terutama di sepanjang Sungai Musi, daerah Tangga Buntung, Sungai Tawar, Bukit Seguntang, Plaju Jalan Darat dan Kertapati.

Kata Palembang mungkin berasal dari kata "palimbangan", yaitu kegiatan mendulang emas di sungai. Pada zaman kesultanan Palembang warga masyarakat ini memang banyak yang bekerja sebagai pendulang emas di muara Sungai Ogan. Pendapat lain mengatakan bahwa Palembang berasal dari kata palemba, artinya tanah yang terhampar. Menurut para ahli pada zaman dulu daerah Palembang terletak dekat pantai, tidak di pedalaman seperti sekarang. Baca juga Sejarah Suku Aceh

Mata Pencaharian Suku Palembang

Mata pencaharian mereka sekarang adalah sebagai pedagang, pengrajin besi dan emas, bertenun, menangkap ikan, membuat peralatan nelayan dan sedikit berkebun.

Kekerabatan Suku Palembang

Prinsip hubungan kekerabatan masyarakat Suku Palembang adalah bilateral. Walaupun begitu pola menetap sesudah kawin biasanya adalah uksorilokal, karena pasangan baru biasanya mendirikan rumah tangganya dekat lingkungan pemukiman keluarga luas pihak perempuan.

Masyarakat Suku Palembang

Stratifikasi sosial masyarakat Palembang sekarang merupakan sisa-sisa dari pengaruh Kesultanan Palembang. Dalam masyarakat ini ada golongan bangsawan yang ditandai oleh gelar yang mereka pakai, seperti Pangeran, Raden, Raden Ayu, Mas Agus dan Mas Ayu. Keturunan bangsawan yang sudah bercampur sedikit dengan rakyat biasa memakai gelar seperti Kiayi Mas, Kemas, Kiayi Bagus dan Kiagus untuk lelaki, serta Nyimas atau Nyanyu untuk perempuan. Kelompok lain yang paling banyak adalah golongan orang-orang biasa. Baca juga Sejarah Suku Anak Dalam

Agama Suku Palembang

Masyarakat yang sekarang menganut agama Islam dan mengembangkan pula kesenian-kesenian yang tersentuh budaya Islam, seperti rodat saropal anam dan teater rakyat dulmuluk. Sisa-sisa pengaruh kerajaan Sriwijaya yang erat hubungannya dengan kerajaan Kediri di Jawa dulu terlihat dalam kesenian wayang palembang.

Referensi : Depdikbud 1989
loading...
Kamu sedang membaca artikel tentang Sejarah Suku Palembang Silahkan baca artikel Suku Dunia Tentang | Yang lainnya. Kamu boleh menyebar Luaskan atau MengCopy-Paste Artikel ini, Tapi jangan lupa untuk meletakkan Link Sejarah Suku Palembang Sebagai sumbernya

Sejarah Suku Lainnya