loading...

Sejarah Suku Fataluku Di Timor Leste

Sejarah Suku Fataluku ~ Suku bangsa ini mendiami sebagian besar daerah Lautem, di wilayah paling timur Negara Timor Leste. Bahasa mereka disebut bahasa Fataluku, tapi ada juga referensi yang menyebutnya bahasa Dagada. Bahasa Fataluku tergolong ke dalam kelompok bahasa Papua, berbeda dengan mayoritas suku-suku bangsa di Timor Leste lainnya yang termasuk ke dalam kelompok bahasa Austronesia. Jumlah populasinya sekitar 30.000 jiwa.

Mata Pencaharian Suku Fataluku

Mata pencaharian di masyarakat ini adalah berladang dan berternak. Daerah mereka terletak di dataran tinggi yang cukup luas dengan padang rumput yang baik untuk peternakan. Ternak mereka umumnya adalah kerbau dan kuda dan sedikit babi. Kerbau dan kuda terutama digunakan untuk membayar mas kawin yang cukup besar jumlahnya. Perladangan mereka terutama ditujukan untuk memenuhi bahan makanan pokok, yaitu jagung. Selain itu mereka juga bertanam pisang, ubi, buah-buahan, dan tomat.

Masyarakat Suku Fataluku

Masyarakat Fataluku terbagi menjadi tiga lapisan sosial. Pertama, golongan raja-raja dan keluarganya yang disebut ratu. Biasanya merekalah yang memerintah dalam setiap desa yang pada zaman dulu berbentuk kerajaan-kerajaan tradisional yang kecil-kecil. Kedua, adalah golongan orang biasa yang disebut pacak, dan ketiga golongan hamba sahaya yang disebut akano. Golongan ratu diperkuat oleh hak-hak dan simbol kebangsawanan. Mereka umumnya memiliki ternak kerbau dan kuda yang banyak, sampai ratusan pada setiap keluarga. Mas kawin yang harus mereka bayar dan harus mereka terima cukup tinggi, yaitu 77 ekor kerbau dan harus diimbali dengan sejumlah kalung paya (manik-manik). Akibatnya golongan lain tidak ada yang berani mengawini mereka.

Arsitektur rumah adat mereka terkenal di Timor Leste, karena khas dan megah. Rumah tradisional orang Fataluku didirikan di atas empat buah tiang kayu besar, diberi atap ijuk yang menjulang tinggi. Rumah itu mereka sebut fiale (rumah ijuk). Perbedaan fiale fatasiriko (rumah ijuk biasa) antara milik golongan ratu dan pacak hanya pada jumlah tingkat yang terdapat di bawah atap yang tinggi itu. Rumah ijuk kaum ratu biasa bertingkat sampai lima. Tingkat paling atas digunakan untuk menyimpan benda-benda sakral. Setiap rumah dihuni oleh satu keluarga batih. [Suku Dunia]
Kamu sedang membaca artikel tentang Sejarah Suku Fataluku Di Timor Leste Silahkan baca artikel Suku Dunia Tentang Yang lainnya. Kamu boleh menyebar Luaskan atau MengCopy-Paste Artikel ini, Tapi jangan lupa untuk meletakkan Link Sejarah Suku Fataluku Di Timor Leste Sebagai sumbernya

Sejarah Suku Lainnya