loading...

Sejarah Suku Aru Di Maluku

Suku Dunia ~ Orang Aru mendiami kepulauan Aru di Maluku Tenggara. Sebenarnya ada juga para ahli yang beranggapan bahwa orang Aru masih bagian dari kelompok suku bangsa Kei dari kepulauan Kei yang secara fisik tergolong ke dalam kelompok Papuan. Jumlah populasinya sekitar 14.000 jiwa.

Mata Pencaharian Suku Aru

Suku Aru kebanyakan hidup dari perladangan berpindah sambil meramu dan berburu binatang liar di hutan. Makanan pokok mereka adalah sagu yang tumbuh liar. Perburuan dilakukan untuk menangkap babi, rusa, dan burung cenderawasih. Di laut mereka bisa mengumpulkan ikan, teripang dan mutiara untuk dijual.

Kemasyarakatan Dalam Suku Aru

Tempat yang cukup ramai di kepulauan Aru adalah di sekitar Dobo, dimana Belanda pernah mendirikan sebuah loji (benteng dagang) untuk mempertahankan monopoli mereka atas rempah-rempah yang banyak berasal dari wilayah ini. Pemukiman tradisionalnya berbentuk kampung yang mereka sebut negari. Rumah mereka berdiri di atas tiang-tiang yang cukup tinggi.

Biasanya setiap rumah dihuni oleh sebuah keluarga luas terbatas. Keluarga-keluarga luat terbatas yang berasal dari kakek moyang yang sama tergabung ke dalam sebuah soa yang dikepalai oleh seorang kepala soa. Sekarang kampung-kampung itu tergabung menjadi desa yang dipimpin oleh seorang kepala desa yang lazim mereka sebut orang kaya. Pada zaman dulu kepemimpinan dsa dipegang oleh orang paling dulu mendiami daerah itu. Keturunan asli ini disebut tuan negeri.

Agama Dan Kepercayaan Suku Aru

Agama mereka sekarang sebagian Islam dan sebagian lan beragama Kristen. Kepercayaan lama mereka disebut suanggi (arti sebenarnya adalah "guna-guna").
Kamu sedang membaca artikel tentang Sejarah Suku Aru Di Maluku Silahkan baca artikel Suku Dunia Tentang | Yang lainnya. Kamu boleh menyebar Luaskan atau MengCopy-Paste Artikel ini, Tapi jangan lupa untuk meletakkan Link Sejarah Suku Aru Di Maluku Sebagai sumbernya

Sejarah Suku Lainnya