loading...

Sejarah Suku Musi

Suku Dunia ~ Orang Musi sebutan untuk kelompok masyarakat yang berdiam di Kabupaten Musi Banyuasin dan Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan.

Sebutan ini muncul karena tempat tinggal mereka umumnya di sekitar aliran Sungai Musi atau anak-anak Sungai Musi.


Bahasa yang mereka pergunakan secara umum sering disebut bahasa Musi, walaupun setiap kelompok menggunakan dialek yang berbeda. Yang dianggap sebagai wilayah induk bahasa Musi adalah Kabupaten Musi Banyuasin. Orang Musi yang menggunakan bahasa Musi di Kabupaten Musi Banyuasin, antara lain, menetap di Kecamatan Sekayu, Babat Toman, Sungai Lilin, Banyu Lincir, dan Kecamatan Banyuasin Tiga.

Di Kabupaten Musi Rawas mereka antara lain, menetap di Kecamatan Muara Kelingi, Bingin Teluk, dan Kecamatan Muara. Diperkirakan jumlah penutur asli bahasa Musi lebih kurang 361.798 orang di Kabupaten Musi Banyuasin dan lebih kurang 36.179 orang di Kabupaten Musi Rawas.

Walaupun secara umum sering disebut Orang Musi, di kalangan kelompok-kelompok masyarakat tersebut masih dirasakan adanya perbedaan antara satu sama lain. Selain dalam hal dialek bahasa, perbedaan tersebut juga terlihat dalam adat-istiadat lainnya.

Oleh sebab itu, mereka sendiri sering kali menyebut kelompoknya dengan tambahan nama tersendiri, misalnya orang Musi Sekayu, Musi Banyuasin, dan Musi Rawas.

Sumber : Ensiklopedi Suku Bangsa Di Indonesia oleh M. Junus Melalatoa
Kamu sedang membaca artikel tentang Sejarah Suku Musi Silahkan baca artikel Suku Dunia Tentang Yang lainnya. Kamu boleh menyebar Luaskan atau MengCopy-Paste Artikel ini, Tapi jangan lupa untuk meletakkan Link Sejarah Suku Musi Sebagai sumbernya

Sejarah Suku Lainnya